It’s A Brainwriting (Not Handwriting)

Mouth is (only) the medium

Sadarkah Anda bahwa kita tetap bisa menulis dengan menggunakan anggota tubuh yang lain? Bagi yang suka bermain ke pantai dan membuat tulisan di atas pasir dengan kaki mungkin sekarang waktunya untuk mencoba menulis dengan anggota tubuh yang lain.

Hidung juga bisa menjadi pilihan yang seru untuk melihat bahwa sebenarnya otak lah yang berada di balik tulisan kita, bukan tangan.

Mari bermain-main sejenak, bayangkan ada cat air berwarna warni di depan Anda dan silahkan warnai hidung Anda dengan warna favorit kemudian bayangkan udara sebagai kanvas Anda. Jika saya minta Anda menuliskan nama Anda sendiri di udara, apa yang akan terjadi? Hehehe… keren yah melihat fakta bahwa kita masih bisa tetap menulis dengan baik meskipun menggunakan hidung, bukan tangan!

Otak memerintahkan otot & syaraf untuk menghasilkan goresan-goresan yang kita inginkan melalui tangan. Itulah yang terjadi. Semua digerakkan oleh otak, oleh karena itu lebih tepat disebut sebagai brainwriting daripada handwriting. Kita masih tetap bisa menulis kok walau tidak menggunakan tangan.

Setelah Anda membaca bagaimana hubungan otak & tulisan tangan dari ulasan di Harian Wall Street Journal tahun 2010, terlihat semakin jelas yah mengapa tulisan tangan bisa dijadikan sebagai salah satu alat untuk mempelajari karakter manusia? Benar, fakta eratnya hubungan antara otak dan tulisan tangan ini juga menjadi latar belakang bagaimana tulisan tangan akhirnya juga digunakan sebagai salah satu alat untuk menganalisa & mempelajari karakter manusia.

It's only fair to share...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInEmail this to someone

2 Replies to “It’s A Brainwriting (Not Handwriting)”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *