Deborah Dewi

Grafolog Indonesia yang berhasil menempuh Standard Competence EC-0293 as Graphologist Expert yang divalidasi 83 negara dengan apostile The Hague Convention

Deborah Dewi adalah satu-satunya Grafolog Indonesia dengan Standar Kompentensi Tenaga Kerja yang sudah di validasi di 83 negara (Standard Competence EC-0293 apostille by The Hague Convention)

Terpilih sebagai salah satu “Top 100 Indonesia Youngster” dari SWA-majalah bisnis terkemuka, Deborah mempunyai passion untuk memperluas penggunaan Ilmu Grafologi di Indonesia karena selama 10 tahun terakhir Deborah menyaksikan Ilmu Grafologi berperan sebagai solusi dalam kehidupan seseorang baik di kehidupan domestik mapupun professionalnya.

Analisa tulisan tangan mengungkap dengan detail semua kekuatan & kelemahan pemilik tulisan tangan sehingga yang bersangkutan bisa meningkatkan kualitas hidupnya sendiri dengan mudah tanpa perlu berubah menjadi orang lain.

Passion ini mendorong lahirnya ISOG ( Indonesian School of Graphology ) agar semakin banyak individu yang mau menjalani profesi sebagai Grafolog dan melipatgandakan manfaat aplikasi Ilmu Grafologi ke berbagai bidang.

Analisa Deborah Dewi di media massa telah memicu antusiasme publik akan Grafologi. Hasil akurasi analisanya membuat Deborah dipercaya untuk menganalisa kasus tragedi maut Afriyani, karakter Susno Duadji, Mujianto pembunuh berantai, Teroris Solo, dan 6 Calon Gubernur DKI Jakarta (tahun 2012), Gubernur & Wakil Gubernur terpilih untuk DKI Jakarta Jokowi & Ahok hingga Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Pada tahun 2015 Deborah sekali lagi menunjukkan kepada publik bagaimana Ilmu Grafologi memiliki peran penting dalam kehidupan bermasyarakat ketika dirinya dipercaya Kepolisian RI untuk membantu proses investigasi kasus pembunuhan almarhum Akseyna Ahad Dori. Hasil analisa Deborah membantu pihak kepolisian menemukan berbagai temuan lanjutan sehingga berujung pada perubahan status kasus bunuh diri menjadi kasus pembunuhan.

AXN Apprentice Asia Season 1 juga mempercayai Deborah untuk menganalisa tulisan tangan Tony Fernandes sebagai pemilik Air Asia, Jonathan Yabut dan Andrea, pemenang dan runner-up acara ini. (Lihat Linkedin Deborah Dewi untuk lebih jelasnya)

Dalam rangka memperkenalkan Ilmu Grafologi ke berbagai kalangan, Deborah juga berkesempatan untuk menginvestigasi karakter dari tokoh-tokoh penting lainnya, seperti :

  • Martha Tilaar
  • Wulan Tilaar
  • Rudy Hadisuwarno
  • Kemal Gani
  • Andrie Wongso
  • Yoris Sebastian
  • Rene Suhardono
  • Ligwina Hananto
  • Safir Senduk
  • Moammar Emka
  • Anji
  • Marshanda
  • Manohara
  • Tengku Wisnu
  • Shiren Sungkar
  • Revalina S. Temat
  • Nikita Mirzani
  • Jajang C. Noer
  • Ghea Panggabean
  • Billy Tjong
  • Desy Anwar
  • dan banyak lagi

Untuk meningkatkan pelayanannya, Deborah mendirikan sebuah perusahaan yang berbadan hukum PT. Karakter Transformasi Pertiwi (KTP) dengan tiga layanan jasa Grafologi terbaik, yaitu :

  1. Analisa
  2. Konsultasi
  3. Edukasi

Klik Service atau hubungi kami untuk informasi lebih lengkap.

PT. Karakter Transformasi Pertiwi
APL Tower Central Park, 19th Floor, unit T7
Jl. S. Parman Kav.28 – Tanjung Duren
Jakarta Barat 11470 – Indonesia
Email: info@askdebo.com
Phone: +6221-29659315