MENU

Comments (0) Articles, Investigation, Politik

7 Jawaban Tentang Pak SBY

Analisa Tulisan Tangan SBY

[quote align=”center” color=”#999999″]Perjalanan hidup seseorang memiliki peran besar dalam membentuk dengan berbagai macam kekuatan dan kelemahan yang ditampilkan hingga hari ini.

Tulisan tangan adalah ”alat ukur” ilmiah dalam mengetahui apa yang terjadi antara otak dan pikiran manusia untuk mendeskripsikan kepribadian setiap individu. Pikiran manusia secara sadar menentukan apa yang Anda tulis dan alam bawah sadar mengontrol bagaimana cara Anda menulis.

Otak manusia seperti sebuah komputer, mengontrol bagaimana dan apa yang Anda lakukan, rasakan / inginkan, apa yang menjadi kebiasaan Anda dan tangan yang Anda miliki seperti sebuah keyboard pada komputer yang berfungsi sebagai “alat” untuk menuliskan apa yang diperintahkan oleh otak Anda. Analisa tulisan tangan adalah studi tentang tulisan tangan seseorang untuk mengetahui karakter individu.

Program CIA (Character Investigation & Alteration) menggunakan aplikasi ilmu analisa tulisan tangan untuk menginvestigasi karakter dan memberikan tips perubahan demi peningkatan kualitas hidup yang lebih baik.[/quote]

Dalam sebuah wawancara imajiner antara salah seorang warga Negara RI kepada seorang Grafolog (Handwriting Analyst) yang hanya mempercayai dan menjawab pertanyaan berdasarkan hasil analisa tulisan tangan daripada opini, persepsi ataupun citra publik individu :

1. Q : Mbak Debo, bagaimana independensi Pak SBY dalam membuat sebuah kebijakan?
analisa tulisan tangan sby
A : Sejatinya, hasil analisa tulisan tangan Beliau justru menggambarkan sosok karakter yang berkeinginan kuat serta tahu apa yang dia inginkan. Dengan karakter seperti itu tentu saja independensi Pak SBY sangat tinggi karena sekalinya menginginkan sesuatu, dengan yakin Beliau akan terus mengupayakan agar tujuannya tercapai serta berani mendisiplinkan dirinya sendiri agar selaras dengan tujuan tersebut. Namun dalam proses pembuatan kebijakan tersebut ketika bertemu dengan pendukung yang bisa memberikan alternatif pilihan lain, Beliau tetap bersedia membuka diri terhadap kemungkinan tersebut.

2. Q : Apakah sebagai pemimpin Beliau adalah sosok yang visioner dengan visi jangka panjang dan akan tetap konsisten menjalani pernyataan misi pribadinya?

A : Beliau melihat sebuah visi dan menyikapi pola pikir jangka panjang secara berbeda namun kuat sekali dorongannya untuk selalu mengupayakan kondisi yang lebih baik di masa mendatang. Berbicara tentang konsistensi, yang perlu digaris bawahi adalah konsistensi dalam menjalani pernyataan misi pribadi tersebut. Pencapaian misi pribadi bisa optimal jika dalam masa kepemimpinannya Beliau mendapat dukungan yang kondusif seperti : informasi kondisi lapangan yang akurat dan apresiasi langsung terhadap perkembangan hasil yang telah dicapai dari orang-orang disekitarnya dan termasuk juga apresiasi dukungan rakyat.

3. Q : Apakah Pak SBY bisa tetap memegang integritasnya sebagai pemimpin dengan masa jabatan yang akan berakhir sebentar lagi dan tetap fokus  mengeksekusi kepentingan rakyat berdasarkan skala prioritas yang penting dan mendesak saat ini?

Analisa Tulisan Tangan SBY

A : Bisa, dengan pemahaman bahwa integritas adalah sikap konsisten untuk tetap melakukan hal yang sama baik diketahui atau tidak diketahui orang lain. Audit integritas tersebut perlu kita kembalikan lagi kepada visi dan misi Beliau ketika ingin memimpin negeri ini. Apa visi dan misi pribadi Beliau yang sebenarnya ketika memutuskan ingin menjadi pemimpin Indonesia? Sekalipun, di dalam sebuah pemerintahan bisa terdapat banyak faktor yang berpengaruh dalam proses penentuan kebijakan, Pak SBY adalah tipe orang yang memiliki tingkat empati sangat tinggi. Walk on other people’s shoes is his character’s specialty. Beliau akan sepenuh hati memperjuangkan kepentingan rakyat sampai titik darah penghabisan dengan … caranya sendiri.

4. Q : Bagaimana cara Beliau dalam menemukan solusi yang menguntungkan semua pihak?

A : Sebagai orang yang sangat yakin bahwa caranya dalam memberi solusi pasti memberikan hasil yang menguntungkan banyak pihak, maka Beliau cenderung memiliki preferensi menggunakan cara yang menurut Beliau terbaik. Hal ini tanpa sadar membuat Pak SBY lupa bahwa masih banyak orang yang (mungkin) membutuhkan penjelasan lebih detail terhadap setiap keputusan yang Beliau ambil. Seperti pengangkatan Pak Roy Suryo sebagai Menpora, misalnya, dimana hal ini menimbulkan kontroversi di masyarakat umum.

5. Q : Apakah Pak SBY seorang yang empatik dalam mendeteksi sebuah masalah sebelum kemudian memberikan solusinya?

Analisa tulisan tangan SBY

A : Empatik sudah pasti. Dengan tingkat kepercayaan diri yang sangat tinggi bahwa keputusannya adalah solusi yang terbaik untuk semua orang memang ada peluang bahwa sikap empatik Pak SBY dipahami sebagai sesuatu yang berbeda oleh orang lain yang tidak sependapat dengan solusi Beliau.

6. Q : Bagaimana cara Pak SBY mensinergikan semua menteri, departemen dan lembaga terkait, industri bisnis, dan masyarakat untuk memberikan solusi terhadap permasalahan yang ada?

A : Dengan semangat ingin memberikan yang terbaik melalui caranya sendiri, selain mengupayakan semua pihak agar mau mengikuti rancangan sinergi lintas departemen, Pak SBY pun tak segan-segan mendisiplinkan dirinya sendiri dalam rangka turut serta mensukseskan solusi yang telah dibuatnya sendiri tersebut.

7. Q : Apakah Pak SBY tetap bisa meneguhkan dirinya sendiri ketika mengalami masa yang  berat dan bahkan memperbaiki dirinya sendiri demi kepentingan rakyat?

Analisa Tulisan Tangan SBY

A : Kunci penting yang bisa kita garis bawahi disini adalah, terciptanya atmosfir lingkungan yang kondusif itu berperan besar terhadap stabilitas “stamina” dan kinerja Pak SBY. Seberat apapun kondisinya, ketika menerima dukungan moril yang di ekspresikan secara langsung kepada Beliau niscaya Pak SBY bisa melakukan apapun untuk memenangkan perjuangan yang sedang dihadapinya.

Demikianlah hasil wawancara imajiner tersebut dirangkai berdasarkan analisa mengenai kepribadian Pak Susilo Bambang Yudhoyono yang dibuat dengan mengaplikasikan prinsip- prinsip dasar dari analisa tulisan tangan dengan menggunakan pendekatan Gestalt dan Atomistic. Dibuat tanpa prasangka buruk atau diskriminasi dan jika Anda membutuhkan informasi secara detail dapat menghubungi saya di www.deborahdewi.com.

Warm Regards,

Deborah Dewi

Member of American Association of Handwriting Analyst*
*Organisasi profesi akreditasi dan komunitas Grafolog yang berpusat di California, Amerika Serikat

It's only fair to share...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInEmail this to someone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *