Jakarta, Ditangannya Anda Berharap

CATATAN : Analisa ini dilakukan pada tahun 2012 sebelum pemilihan Gubernur DKI periode 2012 – 2017. Hasil analisa hanya valid jika tulisan tangan penulis tetap sama dan tidak mengalami perubahan. Bagaimana jika tulisan tangan penulis berubah? 

Meskipun baru berupa hasil Quick Count, namun mayoritas warga DKI telah bersorak menyambut calon pemimpin baru mereka Ir. Joko Widodo atau yang lebih populer dengan panggilan Pak Jokowi.

Sederet prestasi membuat namanya berkibar dengan cepat sehingga meskipun tergolong pemain baru dalam dunia politik, namun sepak terjang Pak Jokowi tidak dapat dipungkiri lagi telah berhasil mengukir sejarah baru dalam dunia demokrasi di Indonesia melalui Pemilukada DKI Jakarta 2012.

Berkenalan langsung dengan pribadi Pak Jokowi melalui tulisan tangannya adalah salah satu cara untuk menjawab beberapa pertanyaan rakyat Jakarta khususnya tentang bagaimana nasib DKI untuk 5 tahun ke depan dengan konsep Jakarta Baru yang diusungnya.

Jakarta Bertanya, (Tulisan Tangan) Jokowi Menjawab

Sosok pemimpin seperti apakah Pak Jokowi berdasarkan kepribadiannya?

  • Memiliki gambaran visi yang ingin dicapai & keinginan yang kuat untuk mencapainya, dilihat dari kemampuannya untuk menyeimbangkan imajinasi visi, realita yang ada & dorongan kuat untuk bertindak mencapai tujuannya yang tergambar pada keseimbangan zona di tulisan tangannya (garis warna merah)
  • Pengendalian dirinya baik, berhati-hati dalam bertindak dan mengedepankan fakta yang ada menjadikan Beliau sebagai pemimpin yang objektif. Tidak emosional & reaktif namun menggunakan logikanya dengan baik sehingga bisa memilah-milah mana yang perlu mendapat respon segera & mana yang sebaiknya diacuhkan karena tidak sesuai dengan tujuan yang ingin dicapainya (vertical slant – garis orange)
  • Ramah dan diplomatis sehingga Beliau mampu mengintegrasikan dirinya untuk masuk dalam berbagai kalangan dengan mudah (garland – lingkaran kuning)
  • Dalam kondisi mendesak mampu membuat keputusan yang cepat namun tepat (fluidity of thought – lingkaran biru)
  • Peka sehingga mampu berempati dengan baik (d stem width broad -lingkaran hijau)
  • Mampu mengkomunikasikan dirinya dengan tajam & lugas (i dot slash – lingkaran ungu)
  • Mampu berkonsentrasi mencermati hal-hal detail sekaligus berpikir dengan cepat untuk melihat hal-hal yang akan datang (i-dot placed after the stem – lingkaran pink)

 

Bagaimanakah ritme kepemimpinan Pak Jokowi?

• Berhati-hati namun bisa bertindak cepat jika dibutuhkan.

Layaknya rem & gas dalam sebuah mobil, Pak Jokowi memiliki kapasitas 2 fungsi tersebut dalam gaya kepemimpinannya.

Vertical slant (garis orange) & i-dot placed after the stem (lingkaran pink) dalam tulisan tangannya adalah pengendali bagaimana Beliau bisa memainkan ritme cepat & lambat sekaligus tergantung dari situasi & kondisi yang dihadapinya.

Mampukah Pak Jokowi menghadapi kompleksitas kota Jakarta?

Kompleksitas kota Jakarta ditambah lagi dengan pluralitas rakyatnya tentu saja tidak hanya membutuhkan sosok pemimpin yang cerdas secara intelektual namun juga harus ada figur pemimpin yang disegani sekaligus mampu merangkul semua perbedaan yang ada agar tetap harmonis dalam mencapai tujuan bersama. Mampukah Pak Jokowi menjawab tantangan tersebut?

Kombinasi antara sosok pemikir yang faktual & objektif (vertical slant – garis orange) ditambah kemampuan berdiplomasinya yang baik (garland – lingkaran kuning) membantu Pak Jokowi untuk bertindak hati-hati (tidak grasa grusu), fokus pada tujuan namun tetap pandai membina hubungan yang baik dengan cerdas di antara berbagai kalangan bahkan dengan pihak oposisinya sekalipun jika dibutuhkan.

Perpaduan tipe people person & task oriented person yang ada dalam diri Pak Jokowi menjadikan dirinya sebagai sosok pemimpin yang handal dalam membentuk tim hingga mampu memobilisasi massa secara simpatik namun tetap strategis sesuai dengan kebutuhan tujuannya.

Setelah membaca uraian di atas, sekarang seberapa besar keyakinan Anda akan kemampuan Pak Jokowi dalam menghadapi kompleksitas kota Jakarta?

Apakah Pak Jokowi bisa ditunggangi dengan mudah untuk kepentingan lain?

Bayangkan sosok pemikir yang kritis sekaligus berhati-hati (vertical slant – garis orange), memiliki kemampuan berpikir analitis & investigatif (garland-lingkaran kuning), serta memiliki tingkat sensitifitas yang cukup tinggi (d stem width broad – lingkaran hijau) sehingga individu tersebut peka untuk membedakan manakah yang memiliki hidden agenda dan mana yang tidak.

Karena Pak Jokowi masih manusia biasa dan bukan dewa yang maha tahu, kemungkinan bahwa hal tersebut bisa terjadi tetap ada. Namun setelah melihat karakteristik kepribadian dari tulisan tangannya di atas, saya yakin Anda pun akan setuju bahwa dibutuhkan usaha ekstra keras untuk berhasil memanipulasi Beliau dengan kepentingan yang terselubung. (dd)

It's only fair to share...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInEmail this to someone

2 Replies to “Jakarta, Ditangannya Anda Berharap”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *