MENU

Comments (5) Articles, Politik

Ahok : Pemarah atau Pembohong?

“Pemahaman Nenek Lu !”


Apakah sebentar lagi kalimat di atas akan ikut menjadi trend dan menggeser popularitas kalimat “Di situ saya merasa sedih”? We’ll see.
Sementara itu, akhirnya saya mendapat contoh tulisan tangan Ahok yang (hampir) ideal seperti terlampir di bawah ini :

Slide1-ahok-800

Terimakasih WNI (Warga Netizen Indonesia) yang telah mengupload gambar ini.

Anda juga setuju kan jika tulisan tangan ini saya analisa?

Sebagai Grafolog yang berafiliasi dengan AHAF (American Handwriting Analysis Foundation), tentu menganalisa (membaca atau mengartikan) karakter seseorang hanya berdasarkan pada satu jenis huruf adalah hal yang diharamkan karena bisa berakibat pada hasil analisa yang bias. “Anda adalah seseorang yang begini karena huruf t anda begitu” adalah sebuah jebakan batman. Mengacu pada metode analisa yang benar, maka menggabungkan 2 metode analisa sekaligus yaitu Gestalt (makro) & Atomistic (mikro) adalah satu-satunya cara untuk menghasilkan hasil analisa yang akurat.

Ahok Tukang Marah!

Benarkah demikian? Bagaimana hasil analisa tulisan tangannya? Indikator grafis apa saja yang ada pada tulisan tangan Beliau dan apa makna dibalik semua indikator tersebut?

Slide2-ahok-800

Indikator grafis pada tulisan tangan Ahok yang menonjol saya tandai dengan coretan grafis oranye berikut dengan kode & penjelasannya yang berwarna biru yaitu sebagai berikut :

A1. Spasi antar baris bersih (Picture of spacing strong)
A2. Kombinasi Margin kiri melebar dan margin kanan sempit
B1. Tarikan huruf vokal kuat ke arah horizontal daripada vertikal
B2. Bentuk tulisan tangan tajam (lihat huruf m atau n yang memiliki sudut segitiga)
B3. Garis pada huruf T panjang & arahnya naik
C. Arah kemiringan tulisan tangan vertikal

Semua orang selain Ahok pun jika memiliki tulisan tangan dengan kombinasi indikator grafis seperti terlampir di atas secara umum memiliki karakteristik sebagai berikut :

Sosok individu dengan karakter yang agresif, kompetitif, gigih, memiliki tujuan jangka panjang dan optimis (B2, B3). Beliau mampu bersikap objektif dan berpikir secara jernih dalam melihat semua permasalahan (A1,C). Meskipun dorongan memberontaknya besar namun Beliau selalu hati-hati dalam bertindak dan selalu ingin mengikuti pakem aturan yang ada (B3, C, A1). Semua orang dengan indikator grafis B1 adalah sosok individu yang tidak individual. Baginya melayani orang lain lebih utama daripada melayani diri sendiri. More of others, less of me.

“Lho, lalu dimana marah-marahnya? Bukankah Ahok si Tukang Marah?” Menurut Paul Ekman PhD, profesor psikologi yang mendedikasikan hidupnya untuk meneliti emosi manusia, secara universal penyebab seseorang marah adalah adanya gangguan dalam mencapai tujuan.

Lantas bagaimana cara Pak Ahok dalam mencapai tujuan? Gangguan apa yang dia alami hingga (selalu?) marah-marah? Orang yang hati-hati dalam bertindak dan selalu ingin mengikuti pakem aturan yang ada (C, A1) jelas mudah marah jika menghadapi tindakan yang sembrono dan melanggar aturan. Seperti korupsi, kolusi & nepotisme misalnya.

Jujur atau Bohong ?

Slide5

Selain 6 indikator grafis pada tulisan tangan Ahok yang sudah saya sebutkan di atas, tentu masih banyak indikator grafis lainnya yang jika dibedah satu-satu akan menghasilkan sebuah buku mengenai Ahok seorang karena indikator grafis dasar pada Ilmu Grafologi jumlahnya ada 440 buah. Melihat polemik saling tuduh dan saling lapor antara Ahok & DPRD DKI Jakarta tentu menarik menyimak 2 indikator yang saya tandai di atas  :

B4. Bentuk huruf a & o termasuk kategori clear oval (tidak ada goresan di dalamnya)
C1. Tinggi area upperzone (diukur pada batang huruf b,d,f,h,k,l,t) mendominasi tinggi area middlezone (ketinggian huruf vokal a,e,I,o,u)

Semua orang yang memiliki kombinasi indikator grafis di atas memiliki karakter sebagai orang yang menuntut transparansi dalam komunikasi (B4, legible writing) dan perilakunya diikat kuat oleh norma benar-salah akibat pola asuh yang sangat kuat mengedepankan sistem punishment pada waktu kecil (C1, upperzone dominant).

Berbohong adalah salah satu perilaku yang kecil kemungkinannya untuk mereka lakukan dan bertolak belakang dengan karakter aslinya. (dd)

It's only fair to share...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInEmail this to someone

5 Responses to Ahok : Pemarah atau Pembohong?

  1. oren says:

    terimakasih untuk penjelasannya..

  2. saylow says:

    Saya tidak percaya artikel sebagus ini tidak ada yang berkomentar baik pro maupun kontra. Tidak mungkin saya yang berkomentar pertama kali?

  3. Ines says:

    Mengikuti terus postingan dan artikelnya mba Debo.. Pak Ahok is one of my favorite leader

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *