MENU

Comments (0) Articles, Celebrity, Investigation

Ada apa dengan Bieber dan Miley Cyrus?

Justin Bieber Jadi Skeptis

Screen Shot 2013-09-03 at 3.39.13 PM

Hal yang menarik dari Miley Cyrus dan Justin Bieber selain mereka dikabarkan menjadi semakin dekat adalah bahwa keduanya sama-sama sedang berada dalam sorotan publik terkait dengan semakin “memburuknya” sikap dan perilaku mereka. Fakta yang terungkap dari sisi ilmu grafologi ketika saya melakukan analisa tulisan tangan Justin Biber memang menunjukkan bahwa selain  dia dan Miley Cyrus mengalami perubahan yang memburuk, Justin Bieber juga jelas berontak dengan adanya tekanan tersebut.

Bedanya Miley Cyrus menunjukkan sikap protes dan berontak dengan agresif melalui peristiwa vulgar di VMA 2013 kemarin, sebaliknya Justin Bieber justru berontak dengan menjadi sosok karakter yang skeptis dan tidak peduli lagi dengan pikiran dan perasaan orang lain.

Berikut adalah gambaran perubahan yang dialaminya :

1. Dari Respon Emosi yang Netral menjadi Acuh 

Screen Shot 2013-09-03 at 2.16.40 PM

Perubahan kemiringan tulisan tangan secara konstan dari tegak lurus menjadi miring ke kiri adalah sebuah tanda jelas yang menunjukkan adanya tekanan hebat secara emosional dan sikap protes terhadap lingkungan sekitarnya. Hal ini mengakibatkan si pemilik tulisan tangan yang tadinya memiliki respon emosi netral dan mampu berpikir objektif menjadi acuh dan skeptis akibat pengalaman traumatik yang menimpa dirinya sehingga dia lupa untuk peduli dengan apa yang dirasakan oleh lingkungan sekitarnya.

2. Dari Pemberani menjadi Penakut

Screen Shot 2013-09-03 at 2.16.29 PM

Jika Anda perhatikan pada tulisan tangan Justin Bieber yang dulu (sekitar tahun 2010) dengan tulisan tangannya yang sekarang, pasti Anda bisa melihat bahwa ada perubahan jarak tepi kanan tulisan (margin kanan) yang tadinya sempit menjadi semakin lebar. Perubahan ini menunjukkan adanya penurunan keberanian dari perasaan optimis dalam menghadapi resiko masa depan menjadi penuh keraguan dan ketakutan.

3. Dari Sosial menjadi Anti Sosial

Screen Shot 2013-09-03 at 2.05.39 PM

Spasi (jarak) antar kata dan baris dalam tulisan tangan adalah penanda yang sulit sekali Anda kendalikan secara sadar. Ketika menulis pun Anda tidak mungkin berhenti setiap kata dan mengira-ngira membuat jarak 1cm antar kata atau antar baris kan? Seperti layaknya nafas Anda, spasi (jarak) pada tulisan tangan Anda itu sifatnya spontan dan dihasilkan oleh otak bawah sadar Anda.

Perubahan spasi (jarak) antar kata dan baris dari tulisan tangan Justin Bieber yang semakin meluas dan melebar ini jelas mengindikasikan adanya dorongan untuk mengisolasi diri baik dari lingkungan yang dikenalnya maupun lingkungan asing.

Bagi  Anda yang tertarik untuk belajar Grafologi dengan cepat seringkali tanpa sadar tergoda hanya melihat salah satu tanda saja untuk menganalisa sebuah tulisan tangan. Lain halnya dengan para senior dan pakar grafologi profesional dengan jam terbang tinggi yang pasti menggunakan metode gestalt dan atomistic, dua pendekatan analisa grafologi sekaligus untuk menghasilkan analisa yang akurat.

Analogi menganalisa hanya satu atau dua tanda dalam sebuah tulisan tangan secara terpisah itu seperti menilai kecantikan wajah seseorang hanya dari hidungnya atau matanya saja. Faktanya tentu Anda akan mendapatkan hasil analisa yang berbeda ketika menilai kecantikan wajah seseorang dengan melihat wajahnya secara keseluruhan (mata, hidung, mulut dll) kan?

Melihat perubahan yang juga dialami oleh Justin Bieber saat ini, jelas sama seperti Miley saat ini dia tertekan dan tidak bahagia. Tekanan yang dialaminya membuat dia berubah menjadi sosok yang sangat tertutup (meskipun penampilan dan pembawaannya bisa saja tidak demikian) dan bahkan belum tentu orang-orang terdekatnya pun tahu apa yang dialami dan dirasakannya karena Justin merasa tidak aman untuk membaginya saat ini.

Jika kebetulan Anda menemukan tanda-tanda yang sama di tulisan tangan Justin Bieber pada orang yang Anda kasihi atau bahkan ada di analisa tulisan tangan Anda sendiri, cara terbaik untuk mendukung seseorang pada kondisi ini adalah dengan memberi dia rasa aman dengan cara menyediakan ruang privasi bagi dirinya sekaligus melibatkan dia dan meminta persetujuannya terlebih dahulu untuk melakukan hal-hal yang berkaitan dengan dirinya.

It's only fair to share...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInEmail this to someone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *